Jun 9, 20085
kecewa
Tags: people, personal, poem
kelu lidah nak berkata, pedih hati makin terasa.
mana nak di luah hati yang luka, jiwa kecewa sang gelap bertakhta.
wajah derita, batin tersiksa
kata kita menjadi dusta, kata mereka menjadi bangga.
pekak telinga butakan mata, sang kecil tercicir menjadi mangsa.
segenggam nasi di pagi hari, malam entah siapa yang tahu.
menagih kasih nasib sendiri, menangis simpati, tak siapa membantu.
dalam genggam ada janji, dalam janji ada sumpah
dalam setia ada erti, dalam erti itu… entah!
mana lagu, pengubat zaman
mana bantu, menolak angan
mana hati, mari luahkan
mana teguh, aku nantikan
Similar post;












5 Comments, Comment or Ping
saffa
Take ur time to think.. try to see things from a different perspective..
there is a silver lining in every cloud..
Jun 15th, 2008
ecahkoop
wah…ni gubahan sendiri ke??
suke part
“segenggam nasi di pagi hari, malam entah siapa yang tahu.
menagih kasih nasib sendiri, menangis simpati, tak siapa membantu.”
Jul 29th, 2008
uner
saffa : thanks!
ecah : ya, gubahan sendiri
Jul 29th, 2008
Apocalypse Dawn
Yo what up mus, lama tak jumpa. I see that you have “refurbished” your site.
Bergurindam nampak.
Keep your head up man, as I would say to all my friends
“We might be living in Hell but fear not for Heaven is within us all.”
Aug 14th, 2008
uner
hey hey look who’s in da house! welcome bro! the site is waiting for updates.. so long..
Aug 14th, 2008
Reply to “kecewa”